PMI Bukittinggi Pastikan Pelajar Terdampak Bencana Tetap Terlindungi

 

Agam, Sumbartodaynews.id- Dampak bencana alam tidak hanya dirasakan oleh warga di lokasi kejadian, tetapi juga menyentuh kelompok lain yang terdampak secara tidak langsung, termasuk pelajar. Kondisi ini mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi memberikan perhatian khusus kepada pelajar asal Kecamatan Malalak yang saat ini menempuh pendidikan di Kecamatan IV Koto.

Para pelajar tersebut menghadapi tantangan tersendiri pascabencana yang menimpa kampung halaman mereka. Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga akibat bencana, pemenuhan kebutuhan dasar pelajar menjadi faktor penting agar proses belajar tidak terganggu.

Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi, Ahmad Jais, mengatakan perhatian terhadap pelajar merupakan bagian dari pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh. “Bencana tidak hanya berdampak pada masyarakat yang berada di lokasi kejadian, tetapi juga kepada anak-anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Ini yang menjadi perhatian kami,” ujarnya, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, langkah tersebut berawal dari cerita warga saat tim PMI melakukan kegiatan kemanusiaan di Malalak. “Ada orang tua yang menyampaikan kegelisahannya karena anak mereka harus kos dan bersekolah di IV Koto, sementara keluarga di kampung sedang terdampak bencana. Dari situ kami merasa perlu hadir,” katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, PMI Kota Bukittinggi melakukan pendataan dan asesmen terhadap para pelajar yang membutuhkan bantuan. PMI juga berkoordinasi dengan Puskesmas IV Koto guna mendukung kelancaran penyaluran bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, PMI menyalurkan bantuan berupa biskuit dan paket hygiene kit untuk membantu memenuhi kebutuhan harian sekaligus menjaga kesehatan para pelajar.

Salah seorang pelajar penerima bantuan, Putri, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan teman-temannya. “Bantuan ini sangat membantu kami untuk tetap semangat sekolah, apalagi orang tua di kampung masih dalam kondisi sulit,” ujarnya.(Anasril)

 

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk menjangkau kelompok rentan yang terdampak secara tidak langsung serta memastikan proses pendidikan tetap berjalan di tengah situasi darurat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *